DESA JOMBOR KEC.TUNTANG KAB. SEMARANG

: Jln. Sumbawa No.1, Desa Jombor Kecamatan Tuntang 50773 | : 085740263075 | :
  1. Kondisi Ekonomi Desa

Desa Jombor Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang mempunyai sumber-sumber penerimaan desa sebagaimana tercantum dalam Tabel 2.4 sebagai berikut :

No.

Sumber Penerimaan Desa

Tahun

2013

2014

2015

2016

  1.  

Pajak

27.058.144

31.762.671

34.180.243

34.895.546

  1.  

Pendapatan Tanah Kas Desa

 

 

 

 

  1.  

DAUD

 

214.754.000

 

 

  1.  

DD

 

 

93.941.000

606.397.000

  1.  

BHPRD

 

 

42.874.000

47.834.000

  1.  

ADD

 

 

387.645.000

430.711.000

Sumber data : Bendahara Desa Jombor Tahun 2016

Dari tabel tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa Penerimaan Pajak mulai tahun 2013 sampai dengan tahun 2016 mengalami peningkatan. Adapun penyebabnya adalah bangunan baru atau rumah semakin bertambah serta adanya kenaikan tarif pajak.

DD, ADD, BHPDRD adalah Dana Pembangunan Desa/Kelurahan yang bersumber dari pemerintah. Besaran dana tiap tahun bisa berubah sesuai dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten. DD adalah dana APBD Kabupaten. Besaran dana DD/ADD tiap tahun bisa berubah sesuai dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten.

 

 

 

 

Kebijakan Bidang Pemerintahan

  • Melakukan penyegaran dan menata ulang terhadap tata aturan, kelembagaan dan aparatur pemerintahan desa guna membangun kepercayaan masyarakat.

Kebijakan Bidang Sosial

  1. Mengupayakan akses pendidikan yang seluas-luasnya bagi warga masyarakat khususnya generasi muda
  2. Mengupayakan perbaikan infrastruktur seperti jalan, air bersih dan lingkungan yang sehat

Kebijakan Bidang Ekonomi

  • Membukan seluas-luasnya kemitraan terutama pada sektor produktif dengan berbagai pihak guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  1. Tujuan dan Sasaran
  1. Tujuan :

Tujuan yang ingin dicapai adalah sebagai berikut :

a. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

b. Mewujudkan masyarakat cerdas, kreatif, berbudaya, berkarakter dan menguasai ilmu pengetahuan teknologi dan ketaqwaan.

c. Meningkatkan kegiatan usaha ekonomi daerah dengan memanfaatkan sumber daya lokal.

d. Mewujudkan pelaksanaan pemerintahan, pelayanan masyarakat dan pembangunan yang efektif, efisien dan akuntabel.

e. Menciptakan iklim yang kondusif bagi pelaksanaan pembangunan dan investasi.

f. Mewujudkan infrastruktur pembangunan yang berkualitas dan merata di seluruh wilayah.

g. Mewujudkan peran serta dan kemandirian masyarakat dalam pembangunan tanpa membedakan gender dengan memperhatikan hak-hak anak.

h. Memanfaatkan sumber daya alam secara optimal dan pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

 

  1. Sasaran

Sasaran yang ingin dicapai atau dihasilkan sesuai dengan tujuan pembangunan adalah sebagai berikut:

Tujuan I : meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, dengan sasaran :

  1. Terpenuhinya jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin.
  2. Meningkatnya akses masyarakat terhadap pelayaan kesehatan yang berkualitas;
  3. Terwujudnya pola hidup bersih dan sehat pada masyarakat (upaya promotif dan preventif kesehatan di masyarakat).
  4. Meningkatnya sanitasi lingkungan dan terpenuhiya kebutuhan air besih.
  5. Terpenuhinya kebutuhan gizi ibu hamil dan menyusui, anak balita, serta anak sekolah dasar.
  6. Terwujudya norma keluarga kecil yang berkualitas dan sejahtera.

Tujuan 2 : mewujudkan masyarakat cerdas, kreatif, berbudaya. Berkarakter dan menguasai ilmu pengetahuan eknologi dan ketaqwaan, dengan sasaran :

  1. Meningkatnya akses pelayanan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing pada semua jenjang pendidikan.
  2. Meningkatnya jumlah dan kualitas sarana dan prasarana pendidikan baik formal maupun non formal.
  3. Tersedianya tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang memenuhi standar kompetensi, yang memiliki Intelligence Quotient, Emosional Quotient dan spiritual Quotient.
  4. Tersedianya sekolah-sekolah kejuruan yang sinergi dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industry.
  5. Tersedianya tenaga kerja trampil dan berkualitas sesuai kebutuhan serta memiliki daya saing;
  6. Tumbuhnya sikap atau perilaku kewirausahaan masyarakat sehingga mampu menciptakan lapangan kerja.
  7. Terwujudnya sinergitas antara pemerintah. Lembaga sosial kemasyarakatan dan keagamaan dalam pendidikan budi pekerti, budaya dan agama.

Tujuan 3 : Meningkatkan kegiatan usaha ekonomi daerah dengan memanfaatkan sumber daya lokal, dengan sasaran :

  1. Terwujudnya sentra/klaster usaha skala UMKM dengan produk khas daerah yang memiliki daya saing;
  2. Terwujudnya kawasan industri  
  3. Meningkatnya akses petani terhadap sarana produksi, modal dan pemasaran;
  4. Terwujudnya diversifikasi usaha pertanian menuju agrobisnis, agroindustri dan agrowisata dalam rangka meningkatkan nilai tambah produk dan daya tarik usaha sektor pertanian;
  5. Diterapkannya teknologi tepat guna berwawasan lingkungan dalam rangka pengembangan jenis dan kualitas produk industri lokal;
  6. Berkembangnya industri pariwisata yang berbasis masyarakat dan budaya lokal;
  7. Tumbuhkembangnya kelompok usaha produktif, badan usaha milik petani dan lembaga keuangan mikro antara lain melalui kemitraan bisnis dan pengembangan program tanggung jawab sosial perusahan (CSR).

Tujuan 4 : Mewujudkan pelaksanaan pemerintahan, pelayanan masyarakat dan pembangunan yang efektif, efisien dan akuntabel, dengan sasaran :

  1. Mantapnya administrasi pemerintahan dalam penerapan Information Communication and technology (ICT) melalui Electronic Government dalam rangka peningkatan kualitas, pemerataan pelayanan publik dan pembangunan system data (data base);
  2. Meningkatnya disiplin, kompetensi dan profesionalisme aparatur pemerintah, sehingga responsif terhadap perubahan paradigm pemerintahan;
  3. Meingkatnya kapasias kelembagaan dan ketatalaksanaan satuan kerja perangkat daerah;
  4. Terciptanya transparansi dalam pelaksanaan pembangunan;
  5. Meningkatnya kemampuan manajemen pemerintahan dan pembangunan melalui perencanaan dan penganggaran yang didukung pengendalian dan pengawasan secara optimal

Tujuan 5 :Menciptakan iklim yang kondusif bagi pelaksanaan pembangunan dan investasi, dengan sasaran :

  1. Tersedianya dokumen tata ruang sebagai acuan pemanfaatan ruang;
  2. Meningkatnya pelayanan perixinan yang tertib, tepat waktu, transparan dan akuntabel;
  3. Meningkatnya kemanan dan budaya tertib masyarakat, penegakan keadilan serta supremasi hukum;
  4. Tersedianya regulasi dan promosi yang mendukung investasi.

Tujuan 6 : mewujudkan infrastruktur pembangunan yang berkualitas dan merata di seluruh wilayah, dengan sasaran :

  1. Tersedianya sarana dan prasarana transporasi yang berkualitas dan merata;
  2. Tersedianya jaringan irigasi dan sumber-sumber air untuk pertanian;
  3. Tersedianya prasarana olahraga, ruang publik, dan ruang terbuka hijau di pedesaan.
  4. Tersedianya sarana dan prasarana air bersih yang memadai;
  5. Tersedianya rumah layakk huni dan rumah sanitasi;
  6. Tersedianya sarana dan prasarana pengelolaan sampah;
  7. Terpenuhinya kebutuhan energi listrik;
  8. Terpenuhinya sarana dan prasarana perdagangan.

Tujuan 7 : Mewujudkan peran serta dan kemandirian masyarakat dalam proses pembangunan tanpa membedakan gender dengan memperhatikan hak-hak anak, dengan sasaran:

  1. Meningkatnya peran serta dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan daerah;
  2. Meningkatnya pemberdayaan perempuan dan penyandang masalah sosial dalam proses pembangunan di segala bidang guna peningkatan kualitas hidup;
  3. Meningkatnya pemenuha kebutuhan terhadap hak-hak anak melalui sinergitas pemerintah, masyarakat dan swasta;
  4. Meningkatnya pemberdayaan kelembagaan desa dan masyarakat.

Tujuan 8 : memanfaatkan sumber daya alam secara optimal dan berkelanjutan dengan sasaran :

  1. Diterapkannya teknologi tepat guna dalam upaya pelestarian sumber daya alam;
  2. Terwujudnya jejaring kerja sama dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan yang berkelanjutan.
  3. Terkendalinya pengelolaan sumber daya alam dan kerusakan alam;
  4. Terwujudnya konsevasi lahan melalui pengembangan hutan rakyat;
  5. Meningkatnya penggunaan pupuk organic dalam pengembangan usaha pertanian;

Terkendalinya pemanfaatan lahan untuk pembangunan ekonomi dan investasi daerah yang sesuai dengan RTRW dan RDTR.

ALBUM